Ekspansi di Surabaya, Super Market Hokky Bangun Gerai di Pakuwon City

SURABAYA – Potensi market retail yang cukup besar dan terus tumbuh membuat super market Hokky semakin agresif melakukan ekspansi. Ekspansi ini diharapkan akan mendongkrak kinerja Hokky pada masa mendatang.

Menurut Rudy Wirawan, Direktur Utama PT Mitra Belanja Anda (MBA) – perusahaan joint venture antara Erajaya Food and Nourishment (EFN) dan PT Perjuangan Anak Muda (PAM) yang mengelola Hokky, ekspansi di Surabaya karena kota ini perkembanganya sangat pesat.

“Tahun ini kami mengembangkan dua gerai baru di Surabaya Timur (Pakuiwon City ) dan Surabay Barat (CitraLand). Sebelumnya di Surabaya kami mengoperasikan tiga gerai di Panglima Sudirman, MERR dan Graha Famili,” kata Rudy Wirawan, saat groud breaking pembangunan outlet Hokky di Pakuwon City, Rabu (23/3).

Dia mengaku pengembangan dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi dan aksesnya. Lokasi yang dipilih harus berkembang dan memiliki potensi market yang besar. Pihaknya juga menyasar kalangan middle up terutama yang tinggal di perumahan.

Gerai yang ada di Pakuwon City dibangun di atas lahan seluas 6.500 meter persegi. Bangunan akan dibikin dua lantai. Pembangunan dilakukan bulan ini dengan investasi sekitar 60 miliar. Diharapkan pada akhir tahun ini sudah bisa mulai beroperasi. Gerai ini nanti akan menyerap tenaga kerja sekitar 150 orang.

 

“Surabaya cukup bagus untuk retail. Perkembangannya sangat pesat. Namun harus ada diversifikasi atau diferesiasi. Kami punya tiga brand. Di Bali dan Jakarta ada Grand Lucky. Di Surabaya ada Hokky. Dan di Medan ada Brastagi. Saat ini kami mengoperasikan total 18 gerai di Indonesia,” tambahnya.

Dia mengaku konsep yang dibawa pada gerai Hokky yang baru nanti akan berbeda dengan yang dulu. Kalau dulu, Hokky hanya dikenal sebagai toko buah dan sayur. Namun dalam konsep baru ini nanti Hokky akan menjadi super market.

Sehingga barang yang disediakan tidak hanya buah, sayur dan ikan segar. Namun juga ada beberapa barang lain untuk memenuhi kebutuhan harian konsumen. Nantinya juga ada bakery, makanan cepat saji dan sushi dan masih banyak lagi lainnya.

Selain barang-barang impor, pihaknya juga memasarkan produk lokal. Sebab itu pihaknya juga menggandeng banyak UMKM untuk diberdayakan. Namun begitu dia mengaku, semua produk yang dipasarkan lewat Hokky dijamin kualitasnya.

 

“Kami ikut mermberdayakan UMKM. Sekitar 70 persen merupakan produk lokal. Sisanya produk impor. Karena memang ada beberapa produk yang tidak ada di Indonesia seperti ikan salmon, anggur dan banyak lagi lainnya. Namun semuanya harus berkualitas,” katanya.

Dia mengaku pasar retail akan tetap bagus. Sebab kebutuhan masyarakat semakin berkembang. Selain itu kondisi jalan yang semakin macet membuat orang juga akan berbelanja di sekitar tempat tinggalnya. Sebab itu, pasar retail ke depan tetap akan tumbuh baik.

Sebab itu, dia yakin tahun ini pihaknya akan mampu meningkatkan kinerjanya. Pihaknya mematok ada pertumbuhan 10-15 persen. Sementara tahun lalu, karena pandemi dampaknya cukup terasa sehingga pasar retail mengalami penurunan sekitar 5-10 persen.

“Indonesia masih terbuka lebar opportunity-nya. Tahun ini kami optimis pasar retail akan tumbuh sekitar 10-15 persen,” pungkas Rudy Wirawan. (fix/jay)

Editor: Jay Wijayanto